Senin, 13 April 2015

Glassy sky lyric

How many days have passed like this? This city, the crowd is fading moving on
Sometimes I've wondered where you’ve gone, story carries on, lonely, lost inside...

Sudah berapa lama hari berlalu seperti ini? Kota ini, keramaian ini memudar dan berpindah
Terkadang ku telah perpikir kemanakah kau pergi? Kisah pun berlanjut, kesepian, kehilangan di dalam

I had a dream so many times the moment we spent has past and gone away
Could there be an end to this, what I’m feeling deep inside. You know there’s no looking back

Aku  bermimpi beberapa kali saat saat yang telah kita lalui bersama memiliki masa lalu dan pergi menjauh
Mungkinkah ini berakhir, ku merasa jauh di dalam. Kau tau tak ada lagi melihat ke belakang

Glassy sky, the cold, the broken pieces of me
The mystery of it i recall, suddenly the truth will change the way we fall
I didn’t wanna hurt you, hope you know
Empty promises, shattered dreams of love.

Langit berkaca, kedinginan ini, bagian diriku yang hancur
Misteri itu yang ku panggil kembali, tiba tiba kenyataan akan merubah jalan kita jatuh
Ku tak ingin menyakitimu, ku harap kau mengetahuinya
Janji kosong, mimpi yang hancur akan cinta

Sometimes i wonder what’s beyond
I tried so many times to make it up to you, can somebody tell me what to do?
Thought we’re meant to be, there’s no going back.

Terkadang ku berpikir ada apa di ujung sana
Ku berkali kali mencobanya seperti yang kau mau, adakah yang bisa memberitahuku?
Meskipun kita berubah menjadi jahat, tak ada lagi kembali

Times has already come, sun is gone and no more shadows
Can’t give up, I know and this life goes on. I’ll be strong, I’ll be strong ‘til I see the end

Waktu pun telah tiba, matahari telah pergi dan tiada lagi bayangan
Tak dapat menyerah, ku tau dan kehidupan pun berlanjut. Ku akan kuat, akan kuat hingga akhir

Glassy sky above,as long as i survive you will be a part of me
Glassy sky, the cold, the broken pieces of me.
Glassy sky above, covers over me, covers me

Langit berkaca di atas, selama ku bertahan kau tetap kan menjadi bagian dari diriku
Langit berkaca, kedinginan, bagian diriku yang hancur
Langit berkaca di atas, menutupi ku, menutup ku

Kisetsu wa tsugitsugi shindeiku lyric

Kisetsu wa tsugitsugi shindeiku Zetsumei no koe ga kaze ni naru
Iromeku machi no yoenai otoko tsuki wo miagetara koko ja busui

Musim akan segera mati satu per satu, suara kematian pun menjadi angin
Di kota penuh warna, pria yang tak bisa mabuk. Tak indah untuk melihat rembulan di sini

Doro ni ashi mo tsureru seikatsu ni ame wa Alchohol no aji ga shita
Apathy na me de samayou machi de kyodou fushin no innocent eki mae ni kite

Hidup dimana kakiku terjebak dalam lumpur, rasa alkohol masih tersisa dalam hujan
Mata yang kelelahan, menerawang dalam kota di depan stasiun

Boku ga boku to yobu ni wa futashikana hantoumeina kage ga ikiteru fuu da
Ame ni utaeba kumo wa wareru ka nigiyakana natsu no hikarabita inochi da

Diriku memanggilku yang tak dapat dikenali, bayangna teembus pandang kini mendi hidup
Bernyanyi dalam hujan, akankah awan terbelah? Musim panas yang ramai terasa mengeringkan nyawa

Haikei imawashiki kako ni tsugu zetsuen no shi saitei na hibi no saiyaku na yume no
Zankai wo tsutete wa yukezu koko de ikitaeyou to

Salam, inilah syair penghancur masa lalu yang menjijikkan. Hari hari yang parah, impian yang buruk
Tak mampu kubendung, ku tinggalkan. Ku coba mati disini

Kousei hana wa saki kimi ni tsutau heisen no shi kunou ni mamirete nageki kanashimi
Soredemo todaenu uta ni hi wa sasazu to mo

Esok bunga pun mekar memberitahumu syair perubahan. Diriku menderika, meratapi kesedihan
Walau begitu laguku terus mengalun saat mentari tak terbit lagi

Ashita wa tsugi tsugi shindeiku isoite mo oitsukezu kako ni naru
Iki isoge bokura tomoru hi wa setsuna ikiru imi nado wa ato kara tsuku

Esok akan segera mati satu per satu, bergegas pun takkan tergapai, menjadi masa lalu
Kita hidup kerepotan, api menyala sesaat. Alasan mengapa kita hidup datang belakangan

Kimi ga kimi de iru ni wa futashikana fuanteina jiiga ga kimi wa kiraou to
Semete utaeba yami wa hareru ka negusareta yume ni azukatta inochi da

Dirimu yang tak pasti, selalu bertanya tanya. Ego yang tidak stabil, membuatmu membenci diri
Akhirnya ku bernyanyi, akankah kegelapan lenyap? Hidup berakar dari mimpi di telapak tangan

Tsukareta kao ni ashi wo hikizutte terikaesu yuuhi ni kao wo shikamete
Ikou ka modorou ka nayami wa suru kedo shibaraku sureba arukidasu senaka

Wajah yang kelelahan saat menyeret kaki, wajah berkerut itu terpantul di langit senja
Pergikah? Kembalikah? Ku pikir berulang kali. Aku mulai segera berjalan, menunjukkan punggungku

Sou da ikaneba naranu nani wa naku to mo ikiteiku no da
Bokura wa douse hirotta inochi da koko ni oiteku yo nakenashi no

Oh ya, ku harus tetap berjalan, walau tak ada apapun aku kan terus hidup
Kita hidup seperti apa yang telah kita ambil, kutinggalkan sesuatu yang kecil disini

Haikei ima wa naki kako wo omou boukyou no shi
saiteina hibi ga saiyaku na yume ga hajimari datta to omoeba zuibun tooku da

Salam inilah syair kenangan untuk masa lalu yang tak ada lagi
Hari hari yang parah, impian yang buruk kini telah di mulai, ku pun coba untuk menjauh

Douse hana wa chiri rinne no wa ni kaeru inochi
Kunou ni mamirete nageki kanashimi soredemo todaenu uta ni hi wa sasazu to mo

Bunga pun berjatuhan, nyawa telah kembali ke lingkaran kehidupan
Walau begitu laguku terus mengalun saat mentari tak terbit lagi

Kisetsu wa tsugitsugi ikikaeru

Musim akan embali hidup satu persatu


Munou lyric

Yume wo mitainda yo umareta toki no koto
Utsukushiku ikitene shikyuu no machi bokura te wo tataite warattanda
Enogu wo nomihoshita niji no iro kawatta
Dakishimeraretakunatta hitori ja nai arukenakunatta

Aku melihat mimpi saat kita berdua lahir
Hidup dengan begitu indah di kota rahim, bertepuk tangan, tertawa lepas
Menengguk habis cat, warna pelangi pun berubah
Aku menginginkan dekapan, tak mampu lagi berjalan sendirian

Waraiatteitanda yo omocha ni ai wo sasagete
Furerarezaru kodomo tachi wo kantan na kotoba de kowashitai
Shoufuu ga hi wo hanatta tooku no machi de dareka ga shinde yo

Kita tertawa lepas bersama, mempersembahkan cinta pada mainan
Berharap dapat hancurkan anak anak yang tak tersentuh dengan kalimat gampangan
Pelacur meudahkan api, di kota yang kauh seseorang pun meninggal

Lemmings ni sasowarete tadoritsuku kono yo no hate
Tsuyoku wa naranai de odaku no naka de sairen nari hibiite ki ga kuruttanda
Yuuenchi no oku de zutto matteru tengoku no kozou wo kimi wa shitteru

Di undang oleh tikus tikus kecil, kita menuju akhir dari dunia
Jangan jadi kuat lagi di tengah pencemaran, sirine berdenging membuatku gila
Menunggu jauh di dalam taman bermain, kau tau bagaimana caranya surga terbentuk

Hakike wo nomikonda tetsu no ame furidashita
Papa to mama wa machigaeta suuji wa ga mou kutsugaese nakunatta

Menengguk kembali empedu, hujan besi mulai berjatuhan
Papa dan mama bersalah, angkanya telah salah diperhitungkan

Inoritsuzukete tandarou zouka ni mizu wo sosoite

Kau terus melanjutkan doamu kan? Menyirami bunga bunga palsu

Waraiatteitanda yo sono mi ni ai wo sasagete
Hitsuji tachi no koukyuu de kudaranai ehon wo moyashitai
Karada ni hi wo tomoshitara kuruoshii hodo kikoeru darou ikirou to

Kita tertawa lepas bersama, mempersembahkan cinta pada tubuh itu
Ku ingin membakar guku gambar gila itu dengan nafas pa domba
 Menyulut api di tubuh sendiri, kau dengar suara yang menyakitkan itu bukan? “Terus hiduplah!”